Libur Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga besar dan melepas penat setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa. Selain tradisi mudik dan silaturahmi, banyak orang memanfaatkan waktu senggang ini untuk berwisata. Namun, padatnya objek wisata populer terkadang justru membuat pikiran semakin lelah. Sebagai alternatif yang lebih bermakna, wisata religi hadir sebagai solusi tepat untuk mengisi liburan dengan kedamaian spiritual sekaligus menyegarkan pikiran yang jenuh dari rutinitas pekerjaan. Destinasi wisata religi tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat hiburan modern.
Salah satu destinasi utama yang wajib masuk dalam daftar kunjungan adalah Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo. Masjid ini merupakan simbol persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab yang memiliki arsitektur megah menyerupai Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi. Dominasi warna putih dengan detail marmer yang halus memberikan kesan suci dan tenang bagi siapapun yang memasukinya. Menghabiskan waktu di sini setelah salat berjamaah sembari menikmati angin sepoi-sepoi di pelatarannya dapat memberikan rasa damai yang mendalam. Selain itu, tata cahaya di malam hari menambah syahdu suasana, sangat cocok bagi Anda yang ingin mencari ketenangan batin di tengah hiruk pikuk kota.
Beralih ke wilayah Jawa Barat, Masjid Al-Jabbar di Bandung menjadi daya tarik baru yang luar biasa. Berdiri megah di atas danau retensi, masjid ini sering dijuluki sebagai masjid terapung. Arsitekturnya yang futuristik tanpa kubah konvensional menciptakan ruang visual yang luas dan menyejukkan mata. Mengunjungi tempat ini saat libur Lebaran memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merenung di tepi air sembari mengagumi detail seni Islam yang menghiasi setiap sudut bangunan. Keberadaan museum sejarah Islam di dalamnya juga menambah nilai edukasi bagi keluarga, sehingga liburan tetap produktif namun tetap santai.
Bagi Anda yang berada di wilayah Jawa Timur, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya menawarkan atmosfer spiritual yang sangat kuat. Sebagai salah satu masjid terbesar di Indonesia, area dalamnya sangat luas dan memiliki sirkulasi udara yang baik, membuat ibadah menjadi lebih khusyuk meskipun cuaca di luar sedang terik. Menara masjid ini juga bisa dinaiki untuk melihat pemandangan kota Surabaya dari ketinggian, memberikan perspektif baru tentang kebesaran Sang Pencipta. Berdiam diri sejenak di taman-taman sekitar masjid bisa menjadi terapi psikologis yang efektif untuk meredakan stres sebelum kembali ke rutinitas normal.
Jika ingin mencari suasana yang lebih kental dengan sejarah masa lalu, kawasan Wisata Religi Sunan Ampel bisa menjadi pilihan menarik. Gang-gang sempit yang dipenuhi pedagang pernak-pernik khas Timur Tengah memberikan sensasi seperti berada di luar negeri. Namun, begitu memasuki area masjid dan makam, suasana berubah menjadi sangat tenang dan penuh hormat. Lantunan ayat suci Al-Quran yang terus bergema menciptakan getaran positif bagi pikiran. Wisata religi ke makam para wali bukan sekadar tentang ziarah, melainkan tentang pengingat diri dan refleksi atas perjalanan hidup yang telah dilalui.
Terakhir, jangan lewatkan pesona Masjid Baiturrahman di Aceh jika Anda memiliki waktu libur yang lebih panjang. Masjid yang tetap berdiri kokoh saat musibah tsunami ini adalah simbol kekuatan iman dan keteguhan hati. Halamannya yang kini dilengkapi payung-payung raksasa memberikan keteduhan bagi para peziarah. Menghirup udara Aceh yang bersih sembari memandang kemegahan menara masjid ini akan memberikan energi baru bagi jiwa. Memilih destinasi wisata religi saat Lebaran adalah cara terbaik untuk merayakan kemenangan fitrah dengan penuh syukur dan kedamaian.













